082121209100
087771771906
Mastagiri Agro
Menu

( pcs)
BarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Selesai Belanja

Kriteria Benih Unggul

Thursday, September 1st 2016.

image by agricorner.com

Benih merupakan salah satu faktor yang paling penting yang mempengaruhi potensi hasil. Kualitas benih ditentukan oleh perkecambahan dan analisis kemurnian. Secara hukum, semua benih tanaman harus diberi label untuk persen perkecambahan, benih tanaman, benih gulma dan kandungan bahan inert, dan tanggal pengujian perkecambahan. Benih berkualitas ditentukan oleh banyak faktor, yaitu :

  • Kemurnian dan perkecambahan benih,
  • Kehadiran benih-penyakit yang ditularkan,
  • Vigor benih,
  • Ukuran biji benih,

Poin-poin seperti di atas adalah hal yang penting ketika mempertimbangkan pembelian benih.

Kemurnian benih ditentukan oleh jumlah material yang tidak diinginkan hadir dalam benih murni. Kontaminan seperti biji gulma berbahaya, biji tanaman yang tidak diinginkan atau bahan lembam tidak hanya meningkatkan biaya produksi, tetapi juga secara substansial mengurangi kualitas dan kuantitas panen. Jika membeli benih yang belum benar, dikondisikan untuk menghilangkan benih gulma yang tidak diinginkan, termasuk dalam pengambilan keputusan pemakaian herbisida untuk mengendalikan gulma berbahaya yang semuanya akan meningkatkan biaya produksi.

Berdasarkan Undang-undang No. 12 tahun 1992, benih bermutu mempunyai ciri sebagai berikut :

1. Produktivitasnya tinggi, yaitu varietas/klon mempunyai produksi yang tinggi, artinya gap antara produksi yang diperoleh pada lingkungan pengujian sebelum varietas/klon tersebut dirilis dengan lingkungan pertanaman luas atau di masyarakat rendah,

2. Pertumbuhan seragam, yaitu pertumbuhan antar satu tanaman dalam suatu pertanaman sama, baik dari aspek tinggi tanaman, diameter batang, perkembangan kanopi, dan produktivitas.

3. Mutu genetisnya tinggi, yaitu struktur gen dalam kromosom sama pada setiap tanaman dalam klon/varietas tersebut. Misalnya pada tanaman pala dengan varietas Banda.

Dalam menetapkan suatu biji dikategorikan sebagai benih bermutu dan mempunyai nilai ekonomi diwajibkan melakukan pengujian berdasarkan PP No. 44 Tahun 1995, yaitu sebagai berikut :

1. Uji kadar air, yaitu uji yang dilakukan untuk mengetahui kadar air suatu benih, dengan metode oven. Hal tersebut dilakukan untuk tujuan penyimpanan/pengiriman,

2. Uji daya tumbuh, yaitu uji yang dilakukan untuk mengetahui persentase tumbuh benih yang dijadikan sebagai benih untuk tujuan budidaya dan pelabelan,

3. Uji kemurnian, yaitu uji yang dilakukan untuk mengetahui persentase benih secara genetik yang terkandung dalam suatu benih yang akan digunakan untuk budidaya maupun untuk tujuan pelabelan,

4. Uji campuran dari varietas lain, yaitu untuk mengetahui benih varietas lain yang terdapat dalam benih yang akan digunakan dalam budidaya, tujuannya agar diperoleh keseragaman benih,

5. Uji kompatabilitas benih (keseragaman), yaitu uji keserempakan tumbuh dan keseragaman benih,

6. Uji heterogenitas, uji yang dilakukan untuk mengetahui keseragaman besar dan ukuran biji dari setiap benih,

7. Uji tetrazolium, uji yang dilakukan untuk mengetahui keutuhan benih dalam rangka daya kecambah dan dilakukan secara kimia,

8. Uji kesehatan benih, yaitu uji yang dilakukan untuk mengetahui apakah benih tersebut terbebas dari patogen yang akan membahayakan pertumbuhan.

Dalam pengelolaan benih agar bernilai ekonomi dan menguntungkan, maka dikenal ada dua aspek, yaitu :

1. Biji bermutu, yaitu benih dari varietas benar dan murni, mempunyai mutu genetis, fisiologis, dan mutu fisik yang tinggi sesuai dengan standar mutu di kelasnya,

2. Standar mutu benih, yaitu spesifikasi benih yang mencakup fisik, genetis, fisiologis, dan kesehatan benih yang dibakukan dan merupakan konsensus semua pihak yang terkait.

Program perbenihan yang terarah untuk mendukung usaha budidaya tanaman diarahkan pada dua aspek, yaitu :

1. Pengadaan, pengaturan penyaluran benih bermutu yang tinggi yang sifat genetisnya seragam serta tepat waktu sampai ke konsumen (jumlah yang cukup),

2. Pengontrolan mutu.

Menurut Kamil (1991), bahwa syarat umum dalam pengembangan perbenihan agar diperoleh mutu ekonomi benih yang tinggi, adalah sebagai berikut :

1. Daya kecambah, minimal 80 %, artinya benih yang tumbuh dari benih yang ditanam minimal 80 persen. Hal tersebut ditetapkan guna menghindari penggunaan benih yang banyak, sehingga dapat meningkatkan biaya produksi,

2. Benih murni, minimal 95 %, artinya benih yang ada pada setiap varietas/klon terdapat pada varietas/klon yang sama. Hal tersebut dilakukan guna menghindari ketidakseragaman pertumbuhan dan ketahanan terhadap hama/penyakit yang akhirnya menyebabkan produksi menurun,

3. Benih dari varietas lain, maksimal 5 %, artinya benih murni dari varietas/klon yang sama,

4. Kotoran, maksimal 3 %, artinya benda asing dan lainnya seperti ranting, krikil, dan benda asing lainnya tidak ada,

5. Benih dari rumputan, maksimal 2 %, artinya bila benih terdapat batu, campuran benih dengan gulma, maka akan menyulitkan pemeliharaan dan keseragaman pertumbuhan karena dalam pertumbuhan tanaman tersebut terjadi kompetisi antara gulma dan tanaman utama yang akhirnya dapat menurunkan tingkat produksi.

Berbagai metode pengujian mutu benih yang ada saat ini terus berkembang, sehingga didapatkan benih yang lebih bermutu dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan/kebijakan.  Berdasarkan hal tersebut di atas Mastagiriagro.com hanya menyediakan benih unggul dari Produsen terpercaya yang memproduksi benih berkualitas yang bermutu baik dan sudah teruji. Karena itu jangan ragu mempercayakan benih anda kepada Mastagiriagro.com

Produk terbaru

Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPak Choy Mini “PONY” Thong Jiang Seed
Harga Rp 40.000
Lihat Detail
Rp 40.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSelada Lollo Rossa “LOLLO ROSSA” Century Brand
Harga Rp 40.000
Lihat Detail
Rp 55.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRadish F1 “CELESTA” Indogreen Seed
Harga Rp 55.000
Lihat Detail
Rp 60.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBasil “DOLLY” Indogreen Seed
Harga Rp 60.000
Lihat Detail
Rp 170.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangZucchini Hijau F1 DUNZA Indogreen Seed
Harga Rp 170.000
Lihat Detail
Rp 750.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRockwool Cultilene
Harga Rp 750.000
Lihat Detail
Rp 12.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPupuk Meroke KARATE PLUS BORONI Kemasan Original Pack 1 Kilogram
Harga Rp 12.000
Lihat Detail
Rp 13.000
Order Sekarang » SMS : 082121209100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPupuk Meroke NPK Mutiara Grower 15 – 9 – 20 Kemasan Original Pack 1 Kg
Harga Rp 13.000
Lihat Detail

KONTAK KAMI

087 771 771 906


SMS 0821 2120 9100


service@mastagiriagro.com


LOKASI

HEAD OFFICE
Wates, Kab.Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta - 55611